Perkenalan
- Agnes Larasati

- Jan 5, 2019
- 2 min read
Updated: Mar 17, 2021
[Diedit ulang pada Rabu, 17 Maret 2021 pukul 04.41

Waktu Indonesia Barat]
Entahlah kenapa, tiba-tiba aku berkeinginan untuk menulis jurnal daring lagi.
Jadi, di situs resmi milikku ini, aku akan menulis tentang apa yang ada di pikiranku. Jangan harap ada editor yang merapihkan atau memberi arahan mau dibawa tulisan yang kubuat karena ini murni pemikiran dadakan. Mungkin aku akan mengisi jurnal daring ini dengan opiniku yang semoga tidak terlalu cetek.
Selamat pagi, teman-teman, rasanya sudah lama aku tidak mengakses jurnal daring milikku ini. Jadi begini, teman-teman, sebenarnya aku sudah mulai ngeblog dari kelas 1 SMA tapi berhubung unggahan yang pernah tak unggah dulu alay atau kalau dalam Bahasa Inggris "tacky" maka kuhapus semua.
Entahlah kenapa, tiba-tiba aku berkeinginan untuk menulis jurnal daring lagi. Jadi, begini, rencananya di situs resmi milikku ini, aku akan menulis tentang apa yang ada di pikiranku. Jangan harap ada editor yang merapihkan atau memberi arahan mau dibawa tulisan yang kubuat karena ini murni pemikiran dadakan.
Semoga aku akan dapat mengisi jurnal daring ini dengan opiniku yang semoga tidak terlalu cetek. Aku sempat menulis makalah tentang independensi ruang redaksi, loh.
Menurutku, topik ini menarik karena sebagai seorang mahasiswi peminatan Jurnalistik di Universitas Gadjah Mada, aku bercita-cita untuk menjadi jurnalis suatu saat nanti. Tahun ketiga menjadi mahasiswi S-1, Departemen Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta dengan bahasan yang berkisar Ilmu Komunikasi membuatku ingin mencari hal lain untuk dituliskan. Selanjutnya, berhubung Asean Paragames baru selesai digelar di Republik Indonesia, aku pun berusaha mencari tahu tentang difabel.
Wah, setelah kucari informasi lebih lanjut, aku berpendapat bahwa kajian tentang topik penting ini masih minim sekali. Berhubung aku dan beberapa temanku sedang penelitian tentang difabel, maka aku menjadi tertarik untuk mencari tahu dan menulis tentang difabel.
Ya, mungkin saja unggahanku selanjutnya bertema difabel.
Terima kasih telah membaca tulisan yang baru kuedit pagi ini. Salam hangat, Agnes Retno Larasati Mahasiswi S-1 Departemen Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta
Republik Indonesia
Comments